Categories
Pendidikan

Pendekatan Dalam Filsafat Pendidikan Islam

Pendekatan Dalam Filsafat Pendidikan Islam

Pendekatan Dalam Filsafat Pendidikan Islam


Masalah yang harus dipecahkan dalam masalah pendidikan Islam harus ditangani dengan berbagai pendekatan tergantung pada masalahnya. Di antara pendekatan yang digunakan adalah sebagai berikut.


Pendekatan Pengungkapan

Metode ini digunakan untuk menyelidiki, menafsirkan, dan mungkin meresepkan argumen yang muncul dari ajaran utama Islam dalam Alquran dan Hadits. Dari penelitian ini, konsep filosofis dasar pendidikan Islam telah disusun. Ada instruksi dan keyakinan yang harus didukung dan diikuti oleh keyakinan bahwa ajarannya diungkapkan. Dalam konteks ini, metode filosofis pendidikan Islam berbeda dari keyakinan (kepercayaan) dalam mencapai kebenaran yang lebih tinggi.

 

Pendekatan Spekulatif

Pendekatan spekulatif adalah pendekatan yang banyak digunakan dalam filsafat, termasuk filsafat pendidikan Islam.

Pendekatan dilakukan dengan berpikir, berpikir dan mendefinisikan suatu objek untuk menemukan sifat aslinya. Dalam pendidikan, ada banyak objek yang harus diketahui oleh alam sejati, seperti sifat manusia, kurikulum, tujuan, proses, bahan, pendidik, siswa, penilaian, dll.

 

Pendekatan Ilmiah

Pendekatan ilmiah menggunakan metode ilmiah untuk memecahkan masalah terkait dengan pendidikan yang berkembang di tengah masyarakat.

Pendekatan ilmiah untuk tujuan kehidupan kontemporer adalah masalah pendidikan kontemporer.

 

Pendekatan Konseptual

Pendekatan ini telah digunakan di masa lalu untuk mempelajari karya akademisi dan pakar dalam pendidikan Islam. Dengan pendekatan ini, diharapkan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi bagaimana konsep pendidikan Islam berubah dari waktu ke waktu dan tempat yang mengarah pada munculnya konsep-konsep ini. Dengan mempelajari konsep tersebut, manfaat tercapai, antara lain: pertama, bagaimana filsafat pendidikan Islam telah berkembang di setiap zaman. Kedua, untuk mengetahui karya pemikir pendidikan Islam. Ketiga, lanjutkan dengan serangkaian pemikiran yang masih berlaku, karena Anda telah melakukan perbaikan pada apa yang perlu mengikuti tuntutan waktu dan lingkungan. Keempat, hindari pola pikir sampingan, abaikan pikiran para pakar pendidikan sebelumnya.

 

 

Sumber : https://materi.co.id/