Categories
Perikanan

Budidaya Ikan Lele Pendederan Menggunakan Kolam Jaring

Budidaya Ikan Lele Pendederan Menggunakan Kolam Jaring

Pendederan benih ikan lele di jaring apung hanya dilakukan untuk pendederan pertama. Hal ini disebabkan benih yang dipelihara masih berukuran kecil dan belum membutuhkan tempat yang lebih luas.

Keuntungan yang diperoleh jika ikan lele didederkan di dalam jaring sebagai berikut:

Mortalitas atau tingkat kehilangan benih cukup kecil, hanya 15-20% dari total yang dipelihara. Hal ini disebabkan selama pendederan biasanya ikan lele terhindar dari serangan hama.
Teknik pemeliharaan cukup mudah dan praktis. Misalnya pemanenannya cukup dengan mengangkat beberapa bagian atau sudut jaring. Pada saat jaring diangkat, benih-benih ikan lele sudah terkumpul di salah satu sudut jaring, sehingga mudah ditangkap atau dipanen menggunakan sair.

Jaring yang digunakan adalah jaring yang bermata lebih kecil daripada benih ikan lele yang akan dipelihara. Tujuannya agar benih ikan lele tidak kabur atau lobos keluar jaring. Jaring terbuat dari kain trilin berbahan lembut yang biasanya digunakan para petani sebagai tempat untuk penetasan telur ikan mas (hapa). Jaring tempat pendederan benih ikan lele dapat dibeli di toko yang menjual alat-alat perikanan. Jaring tersebut masih berupa kain dalam bentuk lembaran. Karenanya, perlu dijahit terlebih dahulu menggunakan benang nilon agar jaring kuat dan tahan lama. Ukuran jaring disesuaikan dengan jumlah benih ikan lele yang akan didederkan atau disesuaikan dengan luas kolam tempat jaring tersebut akan diletakkan. Bentuk jaring sebaiknya empat persegi panjang dengan ketinggian sekitar 50-60 cm. Di setiap sudut jaring diberi tali untuk mengikatkan jaring ke tiang di kolam, agar jaring terbentang dengan sempurna.

Pemasangan Jaring Tempat Benih Ikan Lele

Sebelum jaring dipasang, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan patok atau tiang untuk mengikat jaring. Untuk jaring yang berukuran 1,5 x 4 x 0,5 m cukup disediakan patok sebanyak 4 buah. Patok yang digunakan berupa bambu atau kayu yang ditancapkan ke dasar kolam dengan jarak antara satu patok dan patok lainnya disesuaikan dengan ukuran jaring. Patok harus ditancapkan tegak lurus dan kokoh agar mampu menahan beban jaring. Penempatan jaring sebaiknya di pinggir atau tepi kolam guna memudahkan pemeliharaan.

Jaring harus dipastikan dalam keadaan bersih dan tidak ada yang berlubang atau bolong akibat bekas gigitan tikus atau binatang lain. Semua tali yang terdapat di sudut-sudut jaring diikat ke tiang atau patok yang telah disiapkan. Ketinggian air di dalam jaring diusahakan hanya 30-50 cm. Hal ini disebabkan ikan lele yang akan dipelihara ukurannya masih kecil dan belum memerlukan air yang dalam.

Penebaran Benih Ikan Lele

Penebaran benih dilakukan setelah jaring terpasang dengan sempurna. Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari saat suhu masih rendah. Maksudnya agar benih ikan lele tidak stres. Benih yang akan dipelihara bisa berasal dari hasil pembenihan sendiri atau dari tempat lain. Jika benih berasal dari hasil kegiatan pembenihan sendiri, saat penebaran tidak perlu lagi dilakukan proses adaptasi, karena kualitas air di tempat tersebut tidak jauh berbeda. Namun, jika benih ikan lele yang akan ditebarkan berasal dari tempat lain, sebelum penebaran perlu dilakukan adaptasi agar benih tidak stres. Proses adaptasi bertujuan untuk menyesuaikan kondisi air, yakni antara air yang ada di dalam wadah pengangkutan dan air yang ada di dalam jaring.

Cara penebaran untuk proses adaptasi benih ikan lele cukup mudah. Benih ikan lele yang masih berada di dalam wadah pengangkutan dibiarkan terapung-apung di atas air selama 5 menit. Selanjutnya ditambahkan air dari kolam jaring ke wadah pengangkutan sedikit demi sedikit. Dengan cara ini diharapkan kualitas air yang ada di dalam wadah pengangkutan tersebut akan sama dengan yang ada di kolam jaring. Kemudian benih ikan lele akan keluar dengan sendirinya dari dalam wadah pengangkutan ke dalam kolam jaring. Jumlah benih ikan lele yang ditebarkan untuk kolam jaring yang berukuran 1,5 x 4 x 0,5 m berdasarkan pengalaman para petani yang telah berhasil, bisa mencapai 10.000-15.000 ekor.

Pemeliharaan Benih Ikan Lele

Kegiatan pemeliharaan merupakan kegiatan inti dari pendederan. Selama pemeliharaan, benih harus diberi pakan tambahan. Karena berada di dalam wadah yang terbatas (kolam jaring), benih ikan lele tidak mendapat pakan alami. Pakan tambahan yang cocok adalah pelet dalam bentuk tepung, sebanyak 3-5% dari berat total benih ikan lele yang dipelihara. Pemberian pakan dilakukan tiga kali sehari, yakni pada pagi, sore, dan malam hari. Pakan harus disebarkan merata di seluruh permukaan air. Maksudnya agar semua benih mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh pakan.

Pengontrolan kolam jaring harus dilakukan setiap satu minggu sekali. Pengontrolan dimaksudkan untuk menjaga jaring tidak sampai berlubang atau sobek akibat digigit binatang air, seperti kepiting atau binatang lainnya. Jika jaring berlubang, benih yang dipelihara akan kabur atau keluar dari dalam kolam jaring. Dalam hal ini, harus dihindari serangan hama, seperti katak atau ular.

Pemanenan Benih Ikan Lele

Benih ikan lele dipelihara di tempat pendederan selama 2-3 minggu atau disesuaikan dengan kebutuhan. Pemanenan dilakukan dengan mengangkat salah satu bagian jaring. Dengan cara ini benih ikan lele dipastikan akan terkumpul di sisi lain. Selanjutnya benih ikan lele ditangkap menggunakan sair secara hati-hati dan ditampung dalam wadah tertentu atau di dalam jaring berukuran kecil. Benih ikan lele selanjutnya disortir atau dipilih sesuai dengan ukuran badannya. Benih yang berukuran besar dipisahkan dari yang berukuran kecil. Benih yang diambil adalah benih yang berukuran sama, baik panjang maupun besarnya. Benih-benih tersebut kemudian didederkan (pendederan kedua) di kolam atau tempat lain. Jumlah benih yang dipanen atau tingkat kelangsungan hidup rata-rata berkisar 80-90% dari total benih yang dipelihara. Dengan kata lain, mortalitas atau tingkat kematian dan kehilangan benih berkisar 10-20%.